PC IMM Kota Bandung gelar pendidikan sosial pemberdayaan masyarakat bagi kader – kader

Kamis, 7 Oktober 2021 PC IMM Kota Bandung menggelar acara ALPEMAJI Season 1 Eps 1. ALPEMAJI merupakan singakatan dari Sosial Pemberdayaan Masyarakat Mengkaji adalah program pemberdayaan bagi kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan ide, gagasan yang dirancang oleh Sani Nurohmah sebagai Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat PC IMM Kota Bandung periode 2021-2022.  Tujuan dari diadakanya kegiatan ini adalah sebagai wadah eksplor pegetahuan, potensi, minat, bakat serta peluang pemberdayaan dari berbagai sector baik ekonomi, social, pendidikan, dan kesehatan.

Kegiatan ALPEMAJI Season 1 Epsiode 1 ini merupakan pembuka dari pergerakan SPM di PC IMM Kota Bandung yang mana Sosial Pemberdayaan Masyarakat adalah jantung harapan bagi masyarakat baik Muhammadiyah maupun masyarakat luas. PC IMM Kota Bandung Sebagai organisasi kemahasiswaan  memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pemberdayaan kepada kader-kadernya. Saat ini PC IMM Kota Bandung memiliki setidaknya 9 Pimpinan Komisariat yaitu PK IMM PAI UMBANDUNG, PK IMM PIAUD UMBANDUNG, PK IMM FEB UMBANDUNG, PK IMM EKSYAR UMBANDUNG, PK IMM HKI UMBANDUNG, PK IMM UPI, PK IMM ITB, PK IMM UNISA, PK IMM UNISBA.

Dengan banyakanya Pimpinan Komisariat di Kota Bandung menjadi perhatian besar bagi PC IMM Kota Bandung untuk bagaimana kemudian dapat memberikan wadah yang kongkrit untuk membantu memberdayakan kader-kader potensial yang bergerak dalam ranah social. Sosial Pemberdyaaan Masyarakat berusaha untuk mengadakan kegiatan ini dengan tema “Menerjemahkan Pola Gerakan Sosial Pemberdayaan di Rumah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah” . Sani Nurohmah mengatakan bahwa “Tema ini adalah sebagai bentuk keseriusan dari PC IMM Kota Bandung untuk menerjemahkan kembali Pola Gerakan Sosial Pemberdayaan Masyarakat di IMM agar lebih kongkrit dan dapat direalisasikan dalam bentuk kolboraksi bersama.

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah IMM Jawa Barat Immawati Rini Marlina, S.M sebagai pemateri dalam kegiatan ini mengatakan bahwa “Community Empowerment” memiliki peranan penting dalam masyarakat yang mana goals dari Community Empowerment sendiri adalah sumbangsih untuk masyarakat. Kondisi pandemic hari ini membuat masyarakat mengalami banyak kendala dari berbagai sector, meski pun ada campur tangan pemerintah untuk membantu masyarakat dari segi bantuan ekonomi tapi itu hanya bersifat sementara saja. Problem yang kemudian muncul hari ini adalah masyarakat menggantungkan kebutuhan hidupnya kepada bantuan pemerintah saja padahal itu tidak akan cukup. Pemerintah seharusnya juga memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk memberdayakan peluang yang bisa dikembangkan dan mampu memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat tersebut.

Lebih jauh, Sani Nurohmah mengatakan bahwa “ Hari ini kita melangkah untuk kemudian membaca situasi masyarakat yang kian rumit dan banyak tantangan. Namun, dengan niat yang tulus untuk menciptakan ide, gagasan yang dirancang bersama adalah satu langkah kongkrit untuk hidup lebih berdaya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: